[ad_1]
Mengasuh anak itu menyenangkan, menyenangkan, bermanfaat dan mengasyikkan. Hal ini juga bisa terasa menantang, membuat frustrasi, menegangkan, dan melelahkan, meski sulit untuk mengakui perasaan tersebut. Ketahuilah bahwa semua perasaan itu valid, dan naik turunnya perjalanan mengasuh anak Anda adalah hal yang normal.
Postingan yang dikutip ini pertama kali diterbitkan di Seattle Children's situs web.
Cara Anda mengelola perasaan tersebut dapat membuat perbedaan besar dalam kesejahteraan Anda, hubungan orang tua-anak, dan kesejahteraan anak Anda.
Akui perasaan sulit dan berikan diri Anda rahmat
Ketika momen-momen tersebut muncul ketika Anda merasa lelah karena beban fisik dan emosional dalam mengasuh anak, akui pada diri sendiri apa yang Anda rasakan. Duduklah dengan perasaan Anda, tanpa menghakimi, malu atau bersalah. Cobalah untuk berhenti sejenak dan tarik napas dalam-dalam.
Jika Anda bersama anak Anda dan merasa kewalahan, kenali kapan Anda telah mencapai batas kemampuan Anda ambil 5:
- Menjauhlah. Beri diri Anda ruang.
- Beristirahat sejenak untuk bernapas. Biarkan detak jantung Anda kembali normal.
- Ingatkan diri Anda, “Saya bisa melakukan ini” atau “Penting untuk tetap tenang.”
- Tanyakan pada diri Anda, “Bagaimana saya bisa menangani situasi ini dengan cara yang membuat saya merasa nyaman?”
- Jika memungkinkan, mintalah dukungan dari pasangan atau anggota keluarga. Telepon atau SMS ke teman atau tetangga. Tidak apa-apa untuk meminta bantuan.
Tunjukkan pada diri Anda rahmat dan kasih sayang saat Anda menjalani hari. Ketika Anda punya waktu untuk merenung, pertimbangkan bagaimana Anda dapat mengurangi stres dengan melakukan perawatan diri secara teratur.
Bangun ketahanan pengasuhan Anda dengan perawatan diri
Jika Anda belum menjadikan perawatan diri sebagai prioritas, sekaranglah saatnya. Hal ini dapat memulihkan energi dan kesabaran Anda, membangun ketahanan Anda, dan menjadikan Anda pengasuh yang lebih baik. Dan perawatan diri tidak perlu rumit atau mahal — tidak semua orang bisa mengikuti spa atau retret yoga.
Untuk memulai, berkonsentrasilah pada dasar-dasarnya. Apakah Anda mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas? Apakah pilihan makanan dan minuman membantu Anda merasa terbaik? Apakah Anda cukup melakukan aktivitas fisik dan waktu di luar ruangan? Apakah Anda menghabiskan waktu bersama teman? Apakah waktu pemakaian perangkat memperkaya hidup Anda — atau malah membajaknya? Meneliti area-area ini mungkin memberi Anda ide untuk perubahan mudah yang dapat Anda lakukan untuk merawat tubuh dan pikiran Anda.
Kiat untuk menjadikan perawatan diri sebagai bagian dari rutinitas Anda
- Pertimbangkan apakah ada cara untuk menciptakan momen tenang dan relaksasi saat Anda menyelesaikan tugas lain yang harus dilakukan, seperti menggunakan waktu mandi untuk bernapas dalam-dalam atau mendengarkan musik sambil menyiapkan makan malam.
- Buatlah daftar hal-hal mudah dan menenangkan yang dapat Anda lakukan dalam waktu singkat. Beberapa idenya antara lain menulis jurnal, mandi, meminum secangkir teh dari cangkir favorit, mencoret-coret, menelepon teman, menyalakan lilin, bermeditasi, berjemur di bawah sinar matahari, menonton video lucu, dan membaca puisi.
- Buatlah daftar kedua aktivitas perawatan diri yang memerlukan lebih banyak waktu dan koordinasi, seperti berjalan-jalan di alam, mengikuti kelas, atau bergabung dengan kelompok sosial.
- Jadwalkan waktu perawatan diri di kalender Anda, apakah hanya istirahat 5 menit atau sore hari untuk diri sendiri. Rencanakan ke depan dan berkomitmen pada waktu.
- Bekerja dalam komunitas dengan orang tua dan pengasuh lainnya yang tepercaya dan dapat diandalkan. Mintalah dukungan khusus dan tawarkan dukungan khusus. Carpool dan pertukaran penitipan anak adalah ide untuk dieksplorasi.
- Jika Anda memiliki pasangan, komunikasikan kebutuhan, harapan, dan perasaan Anda. Minta mereka untuk melakukan hal yang sama.
- Ajak keluarga dan teman untuk menerima tawaran untuk mengasuh anak atau berkumpul bersama anak-anak Anda – jika tawaran diberikan secara sepintas, tentukan tanggal dan rencana, saat itu juga!
- Jaringan dengan keluarga lain untuk menemukan pengasuh anak yang baik di sekitar.
- Pertimbangkan untuk bergabung dengan kelompok dukungan orang tua, misalnya PEPS.
- Panggilan Saluran Bantuan Keluarga untuk sumber daya komunitas dan membantu mengurangi stres.
Anda tidak sendirian jika Anda merasa seperti berada di rollercoaster. Ingatlah bahwa mempraktikkan perawatan diri adalah kebalikan dari sikap egois. Perawatan diri yang sehat dapat membantu Anda mengelola stres sehari-hari dan mengatasi tantangan hidup dengan cara yang positif. Selain itu, Anda memberikan contoh yang baik bagi anak Anda dengan menjadikan kesehatan dan kesejahteraan Anda sebagai prioritas!
[ad_2]
Orang Tua dan Pengasuh Dapat Membangun Ketahanan Dengan Perawatan Diri


